WE Online, Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) pada semester I-2014 ini membukukan pendapatan sebesar Rp 11,6 triliun atau meningkat sebesar 12% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 10,29 triliun. Peningkatan pendapatan ini mendorong turunnya laba rugi usaha yang turun tajam dari Rp 1,25 triliun pada semester I-2013 menjadi Rp 416,76 miliar pada semester I-2014 ini.
Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi mengatakan hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya pendapatan layanan data yang meningkat sebesar 45% di mana layanan percakapan dan SMS masing-masing tumbuh sebesar 5% dari tahun lalu. Pemakaian pendapatan tumbuh 14% dari tahun lalu dan 16% dari kuartal sebelumnya.
"Pada semester pertama tahun ini kinerja kami cukup baik dengan layanan data yang kembali mencetak pertumbuhan signifikan sehingga meningkatkan kontribusinya dari 22% tahun lalu menjadi 28% tahun ini terhadap total pemakaian pendapatan kami," ujarnya dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Kamis (21/8/2014).
Pada tahun ini fokus utama perseroan adalah pada layanan data. Hal ini terlihat dengan meningkatnya trafik layanan data secara signifikan hingga 158% dari tahun lalu.
"Pencapaian ini tentunya merupakan hasil dari upaya kami yang berkesinambungan untuk terus meningkatkan pengalaman pelanggan dan memberikan penawaran-penawaran yang menarik bagi pelanggan," terangnya.
Lebih lanjut, Hasnul menyampaikan bahwa laba sebelum bunga pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) meningkat 2% menjadi Rp 4,3 triliun dengan margin EBITDA sebesar 37%.
"Akibat meningkatnya beban bunga dari pinjaman untuk pembayaran AXIS dan juga peningkatan kerugian Forex, XL mencatat kerugian sebesar Rp 483 miliar pada semester pertama 2014," tukasnya.
Penulis: Annisa Nurfitriani
Foto: Sufri Yuliardi
Sumber: http://wartaekonomi.co.id/read/2014/08/21/33964/meski-pendapatan-naik-namun-xl-masih-derita-kerugian.html